Perbandingan Pemasaran Offline dan Online

Online

Pemasaran online bisa lebih murah daripada metode pemasaran tradisional. Hal ini tergantung pada jenis dan jumlah off-marketing yang Anda gunakan. Metode online lebih murah daripada pemasaran offline, termasuk menyiapkan situs web (biayanya bisa serendah $0), berbagi di blog lain, dan bergabung dengan forum yang memungkinkan pemasaran langsung bisnis Anda.

Namun, jika Anda membayar mesin pencari untuk beriklan melalui PPC (bayar per klik), maka Anda harus membayar pendaftaran domain dan desainer situs web. Pemasaran online terbukti lebih mahal daripada pemasaran offline tradisional. Leaflet, promosi dari mulut ke mulut, dan kampanye dari pintu ke pintu adalah metode pemasaran berbiaya rendah. Tidak mengherankan bahwa metode pemasaran offline seperti radio, televisi, dan surat kabar bisa sangat mahal, terutama jika menargetkan wilayah perkotaan besar di kota-kota maju.

Pemasaran online lebih fleksibel daripada pemasaran offline dalam hal ruang iklan. Ruang yang dapat ditempati oleh iklan di halaman web mana pun tidak terbatas secara teori. Ini juga berarti bahwa biaya lebih rendah jika dibandingkan dengan ruang iklan, yang seringkali lebih mahal daripada iklan TV atau radio.

Fitur lain yang kuat dari pemasaran online adalah jangkauannya. Media periklanan internet ini memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dari internet. Pemasaran online sangat menarik bagi bisnis internasional karena World Wide Web tidak mengenal batas negara. Pemasaran online memiliki jangkauan yang lebih luas daripada pemasaran offline, yang dapat menyebabkan pemasaran bertarget menjadi salah satu kelemahan terbesarnya.

Iklan bertarget dimungkinkan dengan offmarketing. Sangat mudah untuk menjangkau audiens tertentu di area tertentu hanya dengan menempatkan iklan di koran lokal. Meskipun internet dapat digunakan untuk menargetkan pemasaran, itu tidak sesederhana pemasaran offline situs judi slot online.

Menargetkan demografi tertentu dengan strategi pemasaran online bukanlah suatu pilihan. Generasi yang lebih muda mungkin lebih paham teknologi daripada generasi yang lebih tua, tetapi mereka masih belum memahami pentingnya menggunakan teknologi untuk mendorong penjualan dan menghasilkan produk. Teknik pemasaran yang tidak ditargetkan ke demografi yang lebih tua seringkali lebih baik daripada metode pemasaran tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *